Konsep Pewarnaan
Warna pada tampilan sebuah halaman aplikasi, harus tetap menarik karena berhubungan engan tema aplikasi, dan efek psikologis juga.
— Metode pemilihan warna:
a) Metode Warna Beruntun
b) Metode Warna Berlawanan
c) Metode Warna Segi Tiga
Metode Warna Beruntun
— Terdiri atas tiga susunan warna yang letaknya saling bersebelahan dan biasanya ada satu warna yang menonjol (dominan). Metode ini menghasilkan warna lembut yang serasi, misalnya kuning, kuning – orange dan kuning atau orange, kuning – hijau dan hijau.
Metode Warna Berlawanan
— Terdiri atas dua susunan warna yang letaknya saling bersebrangan contohnya biru dan orange.Metode ini menghasilkan nuansa yang lebih hidup (kontas tinggi).
Metode Warna Segi Tiga
— Sesuai dengan namanya, terdiri atas tiga warna yang letaknya ditentukan dengan bentuk segi tiga. Metode ini menghasilkan warna serasi, misalkan biru, merah, kuning.
Warna Primer
Warna ini berdiri sendiri, tidak bisa dicampurkan dengan warna lain. Terdiri atas merah, kuning dan biru.
Warna Sekunder
Warna ini dibuat dengan mengkombinasikan dua warna primer. Warna sekunder terdiri atas orange, hijau dan ungu. Warna ini terletak diantara warna primer.
Warna Tersier
— Merupakan jenis warna menengahwarna ini dibuat dengan mengkombinasikan warna primer dengan perbatasan warna sekunder. Terdiri atas kuning – hijau, kuning -orange, merah – orange,merah – ungu, biru – ungu dan biru – hijau. Warna ini terletak diantara warna primer dan sekunder yang digunakan. Keserasian perancangan tampilan anatar muka aplikasi dapat didefinisikan sebagai bagin dari susunan yang menyenangkan, bias berwujud musik, puisi atau warna. Juga bisa memanjakan mata bagi user yang menggunakan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar